Sore di hari liburku diisi dengan scrolling media sosial. Tanpa sengaja, aku menemukan sebuah kalimat yang menampar pelan, mengingatkanku pada penyebab kebisingan di kepala belakangan ini.
Katanya,
"Stop consuming so much information."
Kalimat sederhana, tapi rasanya tepat sasaran.
Mungkin selama ini aku kurang menyadari, terlalu banyak mengonsumsi informasi justru membuat kepala penuh sesak. Bukannya terinspirasi, malah jadi overthinking dan galau sendiri.
Berbagai pertimbangan berseliweran di kepala. Cerita dari ruang yang satu, datang lagi cerita dari sisi yang lain. Ditambah obrolan santai dengan rekan kerja saat senggang, semuanya bercampur jadi satu. Tanpa sadar, semua cerita itu ikut kupikirkan. Apalagi kalau berkaitan dengan hal pribadi atau urusan pekerjaan sehari-hari. Ujung-ujungnya? Overthinking lagi.
Belum lagi kebiasaan buka satu media sosial ke media sosial lainnya. Baca satu berita, lanjut ke yang lain. Ada yang menarik dan membuatku ingin tahu lebih dalam, tapi banyak juga yang sebenarnya minim manfaat.
Mungkin sudah saatnya lebih bijak dalam membaca, pun bercerita.
Kalau dirasa kurang berguna, ya... skip saja.
Kalau memang bermanfaat, pasti terasa tidak sia-sia.
Agar isi kepala tak terlalu bising.
0 komentar:
Posting Komentar