Perilakunya terlihat tenang, apa yang diucapkan terlihat telah dipikir panjang, gerak tubuhnya pun bertujuan.
Siapa sangka di dalam sana bising di pikiran, semua penuh pertimbangan, ntah waspada atau memang ada yang menakutkan.Untuk orang yang terbiasa butuh waktu lama mencerna sekitarnya, menimbang apa yang akan dilakukan dan konsekuensinya, sangat tidak mudah berbagi cerita.
Ntah tentang apa. Kepada siapa. Untuk apa. Dan akan jadi apa.
Sibuk dengan pertimbangan 'untuk apa aku bagikan?', muncul penyesalan setelah membagikan, atau mungkin karena tidak berisi teladan.
Padahal memang tidak memberi kepercayaan.
Terlalu terbiasa dengan sendirian.
Semoga kali ini bisa lebih berani, karena setiap diri punya ceritanya sendiri.
Tidak harus istimewa. Karna setiap cerita ada nilainya.
[Notes from 1 Januari 2023]
0 komentar:
Posting Komentar